Journal of My Life

Surabaya Oh Surabaya

Surabaya Oh Surabaya Oh Surabaya…

Kota kenangan, kota kenangan, tak terlupa…

Disanalah disanalah di Surabaya..

Pertama lah, tuk yang pertama kami berjumpa…


Sepenggal lirik lagu “Surabaya” yang dipopulerkan oleh banyak penyanyi legendaris tanah air memang tidak asing di telinga kita. Sehingga, pada kesempatan kali ini saya akan mengangkat topik tentang kota tempat tinggal saya.

Surabaya merupakan kota terbesar kedua di Indonesia. Dengan total populasi kurang lebih 2,8 juta jiwa yang tersebar di wilayah seluas 333,063 km persegi*. Surabaya juga dikenal sebagai ibukota logistik Indonesia karena letaknya yang strategis. Sehingga aliran logistik dari wilayah barat Indonesia yang ingin dikirim ke wilayah timur pasti akan melewati Surabaya terlebih dahulu. Begitu juga sebaliknya. Selain itu, Surabaya memiliki sejarah kemaritiman yang sangat kuat. Surabaya menjadi ibukota suatu kerajaan besar yang menyatukan nusantara untuk pertama kalinya. Ya, Surabaya adalah ibukota kerajaan Majapahit pada masa itu. Selain itu, Surabaya dipilih menjadi pusat industri perkapalan terbesar dimana PT PAL Indonesia membangun galangan kapal di Surabaya. PT PAL Indonesia adalah perusahaan perkapalan terbesar di Indonesia. Selain PT PAL Indonesia, juga ada perusahaan lain seperti PT Dok dan Perkapalan Surabaya (PT. DPS) dan galangan kapal tradisional.

Tetapi, sungguh disayangkan seiring dengan berjalannya waktu. Surabaya semakin lama semakin meninggalkan filosofi kemaritiman. Surabaya saat ini merupakan salah satu kota terpadat dimana ruas-ruas jalannya sudah tidak mampu menampung kendaraan yang melewatinya. Ya, Surabaya memiliki masalah yang cukup rumit, kompleks, dan membingungkan mengenai masalah transportasi (tentunya masih ada masalah lain diluar transportasi yang sama rumitnya).

Menurut Data Statistik yang dilansir dari website pemerintah kota Surabaya. Pada tahun 2010, jumlah kendaraan di Surabaya mulai dari roda dua sampai kendaraan berat mencapai 10.351.599 unit dibandingkan tahun 2009 yang mencapai 9.311.138 unit. Artinya pertumbuhan kendaraan di Surabaya cukup tinggi yaitu 1 juta unit. Sedangkan jumlah ruas jalan pada tahun 2010 hanya mencapai 1.902,61 km dimana lebih dari 70% adalah jalan lokal yang cukup sempit dan tidak mampu menampung jumlah kendaraan yang besar.

Sering sekali ketika saya terjebak kemacetan di daerah Gunungsari saat jam pulang kerja. Saya memandang Kali Surabaya yang persis di sebelah jalan yang macet tersebut. Dan sungguh ironis. Melihat kendaraan begitu banyak mengantri untuk sekedar berjalan dengan kecepatan 10-15 km/jam sedangkan di sebelahnya ada Kali Surabaya yang begitu sepi dan menunggu untuk segera diberdayakan.

Dengan adanya data statistik tersebut. Mengapa pemerintah tidak memikirkan solusi yang out of the box. Daripada membangun tol tengah kota yang justru menimbulkan titik kemacetan baru, Kali Surabaya, Kali Mas, Kali Wonokromo, dan Kali-Kali lain selalu menunggu untuk diberdayakan untuk digunakan oleh bus air yang siap melayani dan mengantarkan masyarakat kota Surabaya. Ya, sudah bukan waktunya lagi warga kota Surabaya terus menggantungkan transportasi darat yang kini tidak efisien lagi. Membakar uang ditengah kemacetan yang disebabkan oleh padatnya volume kendaraan.

Surabaya memiliki 2 perusahaan perkapalan yang sangat besar. Saya rasa tidak ada sulitnya untuk melakukan kerjasama dengan kedua perusahaan tersebut untuk menyediakan bus air cukup dengan panjang 20 m. Maka permasalahan kemacetan akan berangsur-angsur berkurang. Konsep waterfront city harus segera dicanangkan dan di realisasikan dan saya rasa paling cocok yang menjadi pioneer dalam project ini adalah kota Surabaya. Pendapat saya ini bukan berdasarkan pendapat pribadi karena saya warga kota. Tetapi, pendapat ini didasari oleh beberapa alasan antara lain :

  1. PT PAL Indonesia dan PT Dok dan Perkapalan Surabaya bermarkas di Surabaya. Sehingga cukup mudah untuk melakukan kerjasama pengadaan kapal-kapal kecil untuk digunakan sebagai bus air
  2. Surabaya adalah kota yang padat dengan populasi kurang lebih 2,8 juta jiwa. Apabila project ini sukses mengatasi permasalahan transportasi, maka project ini dapat mempengaruhi kota-kota lain untuk segera mencanangkan program waterfront city.
  3. Dengan pemberdayaan angkutan sungai / bus air, maka akan membuka lapangan pekerjaan baru yang membutuhkan keahlian khusus. Sehingga dapat meningkatkan pendidikan masyarakat. Tidak sembarang orang dapat mengemudikan sebuah kapal meskipun kapal tersebut berukuran kecil.
Dengan alasan-alasan tersebut, maka sudah seharusnya masyarakat Surabaya mengingat kembali filosofi dan jati dirinya sebagai masyarakat maritim. Kerajaan Majapahit dapat menyatukan nusantara melalui kekuatan maritim. Sebab, Indonesia adalah negara kepulauan. Tanpa adanya kekuatan maritim yang kuat dan memadai, niscaya sampai detik ini Majapahit tidak akan sanggup menyatukan nusantara.
Baru-baru ini, salah satu perguruan tinggi kebanggaan kota Surabaya yaitu Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) melalui team ITS Maritime Challenge berhasil mengharumkan nama Indonesia dengan meraih penghargaan “Spirit of Atlantic Challenge” di ajang Atlantic Challenge yang dilaksanakan di Bantry, Irlandia tanggal 21-29 Juli 2012. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa Surabaya tidak kekurangan SDM yang berkualitas untuk mengembangkan moda transportasi sungai dan laut. Sehingga tidak ada alasan untuk menolak atau menyampingkan program waterfront city dimana perairan sebagai jantung kehidupan kota dan penggerak roda perekonomian kota.
Sumber-Sumber :

Bahan Refleksi Diri #1

Hmmm.. Sudah banyak yang dapat di jadikan alat bukti bahwa pernikahan yang di dasari oleh cinta dengan ridha Allah SWT itu akan membuka banyak jalan rezeki-Nya.. Tapi, mengapa sangat sulit untuk dilaksanakan ? Kita dapat melihat bapak-ibu petani, pemulung, dan sebagainya yang sudah puluhan tahun menikah. Masih bisa makan walaupun dalam keadaan minim segala sesuatunya. Saya rasa jawabannya sederhana. Tingkat rasa syukur yang masih rendah yang membuat beberapa manusia masih menyangsikan dahsyatnya kekuatan cinta demi menggapai ridha Allah SWT. Kebanyakan masih menganggap apabila belum memiliki pekerjaan mapan, belum punya rumah, belum punya harta buat modal menghadapi calon mertua, kita masih belum dapat dikatakan bahwa kita siap menikah dan menafkahi istri kita secara “lahir” batin.


Soal UAS Keandalan Semester Genap 2011-2012

Diketahui sebuah sistem memiliki moda kegagalan sebagai berikut :

MK = P - Q/R;

Jika diketahui parameter statistik P, Q, dan R adalah :

Rerata P = 30.000 ksi, Simpangan baku P = 3.000 ksi;

Rerata Q = 50 kN, Simpangan baku Q = 10 kN;

Rerata R = 0.25 m2, Simpangan baku R = 0.025 m2.

Hitung peluang kegagalan sistem tsb.dengan Metoda Simulasi Monte Carlo dan Metoda AFOSM.


问年龄 (Wen nianling ; Menanyakan Umur)

莉莉:老先生,您好啊!(Lili : Lao xiansheng, nin hao a!)

老人:您好 (Lao ren : nin hao!)

莉莉:老先生,您身体不错啊!(Lao xiansheng, nin shenti bucuo a!)

老人:不行啊,老了 (bu xing a, lao le)

莉莉:您多大年纪了?(Nin duo da nianji le ?)

老人:七十了 (qi shi le)

莉莉:是吗?不象,象五十来岁的。(shi ma ? Bu xiang, xiang wu shi lai sui de)

老人:哪里。 (nali)

莉莉:这是您的孙女吗?(zhe shi nin de sunnu ma ?)

老人:对。小江,叫阿姨。(dui. Xiao Jiang, jiao ayi)

江:阿姨 好!(Jiang : ayi hao !)

莉莉:小朋友,你几岁了?(xiao pengyou, ni ji sui le ?)

江:九岁了 (jiu sui le)

莉莉:上几年级了?(shangji nianji le ?)

江:小学三年级了。(xiaoxue san nianji le)

莉莉:老先生,常常来公园把?(Lao xiansheng, chang chang lai gongyuan ba ?)

老人:是啊,星期天孙女不上学,待他来玩儿玩儿。(shi a, xingqitian sunnu bu shangxue, dai ta lai wanr wanr)

Arti percakapan

Lili : Hai kakek !

Orang tua : Hai !

Lili : Kakek, badanmu sehat ya !

Orang tua : Ah, nggak juga, sudah tua..

Lili : Berapa usia kakek ?

Orang tua : tujuh puluh

Lili : Beneran ? Nggak keliatan lho.. Masih kayak lima puluh-an..

Orang tua : masa sih ?

Lili : Ini cucu (perempuan) kakek ?

Orang tua : betul, Xiao Jiang, ayo beri salam ke bibi.

Jiang : Hai bibi !

Lili : Teman kecil, berapa usiamu ?

Jiang : sembilan tahun

Lili : Sudah kelas berapa sekolahnya ?

Jiang : Sekolah dasar kelas tiga

Lili : Kakek sering datang ke taman ya ?

Kakek : Iya, hari minggu cucu tidak sekolah, jadi saya bawa ke sini (untuk) bermain

(Diambil dari buku Cepat & Praktis Belajar Bahasa Mandarin karya dari Mario Andreas terbitan Gagas Media)


Save our cute pandas and their home.

Save our cute pandas and their home.


17
To Tumblr, Love PixelUnion